MASYARAKAT INFORMASI



Pengertian

Masyarakat informasi (information society) adalah masyarakat yang melakukan kegiatan distribusi, penggunaan, dan manipulasi informasi dalam aktivitas Ekonomi, Politik dan Budaya secara signifikan. 

Tujuan

Tujuannya untuk mendapatkan keuntungan kompetitif secara internasional melalui penggunaan Teknologi Informasi dengan cara kreatif dan produktif. Pengetahuan ekonomi adalah mitra dimana kekayaan diciptakan melalui eksploitasi pemahaman tentang Ekonomi. Orang-orang yang memiliki sarana dalam masyarakat tersebut disebut sebagai warga Digital.

Ciri-ciri 

Beberapa ciri-ciri masyarakat informasi sebagai berikut : 
  • Adanya level intensitas informasi yang tinggi (kebutuhan akan informasi yang tinggi) dalam kehidupan masyarakatnya sehari-hari pada organisasi-organisasi yang ada, dan tempat-tempat kerja.
  • Penggunaan teknologi informasi untuk kegiatan sosial, pengajaran dan bisnis, serta kegiatan-kegiatan lainnya.
  • Kemampuan pertukaran data digital yang cepat dalam jarak yang jauh.
  • Masyarakat yang sadar akan informasi dan mendapatkan informasi secara cukup.
  • Menjadikan informasi sebagai komoditas bernilai ekonomis.

Manfaat

Manfaat yang diperoleh dari menjadi masyarakat informasi adalah sebagai berikut :

  • Terbuka, diiringi dengan sikap kritis dan tidak apriori.
  • Demokratis, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, dan masyarakat informasi lebih demokratis dibandingkan masyarakat industri.
  • Disentralisasi, kekuasaan berbagi, adanya otonomi daerah.
  • Bidang pekerjaan dari manufacture ke jasa, ciri pekerjaan berbasis ilmu pengetahuan, otomasi, pemecahan masalah dan inovasi.
  • Ketergantungan kepada ICT, komputer merupakan teman sejawat demokrasi yang paling penting sejak ditemukannya kotak suara.
Perkembangan Masyarakat Informasi

Perkembangan teknologi informasi menyebabkan ketergantungan manusia terhadap teknologi informasi semakin tinggi, dikarenakan masyarakat menjadi kecanduan terhadap informasi dan memproduksi informasi. seluruh masyarakat di dunia menghabiskan rata-rata separuh waktunya hanya untuk berhubungan dengan teknologi informasi, baik melalui media sosial, berkirim pesan, dan lain sebagainya. 

Media Sosial

Media sosial didefinisikan sebagai sebuah kelompok Aplikasi berbasis internet dengan menggunakan teknologi web 2.0. Media sosial juga dapat dikatakan sebagai alat komunikasi berbasis internet, dengan ciri-cirinya yang bersifat umum, bebas, cepat, dan interaktif. Beberapa contoh media sosial yang sering dipakai masyarakat akhir-akhir ini seperti Instagram, Tik Tok, WhatsApp, Twitter, dan Facebook. 

Efek Media Sosial

Tom Sheffield, seorang ilmuan kognitif Universitas Sheffield Inggris mengatakan bahwa manusia pada dasarnya merupakan makhluk sosial. Akibatnya, orang-orang menikmati informasi sosial yang tersedia melalui internet. Ada dua alasan mengapa efek media sosial begitu adiktif, yaitu sebagai berikut :
  • Seperti halnya slot mesin undian, yang memiliki efek adiktif karena manusia begitu tertarik ingin memainkannya karena berharap mendapat jackpot. 
  • Media sosial sangat adiktif karena tidak adanya batas-batas di dalamnya sehingga setiap manusia bebas menuangkan ide-ide mereka. Pada awalnya mungkin beberapa orang tersebut hanya ingin melakukan pencarian Wikipedia, namun kemudian membuka situs-situs lainnya.  
Berikut ini adalah tugas perkuliahan pada mata kuliah Komputer dan Masyarakat tentang Fase Masyarakat hingga Masyarakat Informasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROFESI DI BIDANG IT

PEMANFAATAN KOMPUTER

VIRUS